Pernah dengar ayam General Tso? Ayam ini populer di Amerika Serikat. Bagi penggemarnya, ayam ini dianggap makanan khas Tiongkok, padahal, penduduk Hunan sendiri tidak pernah mendengarnya, meski mereka punya makanan serupa.

Ini karena imigran yang bermukim di Amerika Serikat sering memodifikasi makanan khas kampung halamam mereka.

Juru masak yang bermigrasi ke AS seringkali tidak dapat menemukan bahan-bahan yang biasa mereka pakai di kampung halaman mereka, sehingga mereka harus berimprovisasi dan mencari penggantinya. Mereka juga menemukan jenis makanan baru di Amerika, yang kemudian mereka modifikasi. Melalui proses ini, mereka pun memperkenalkan makanan khas kampung halaman mereka, dan kadang mereka menyesuaikannya dengan selera penduduk di Amerika.

Spaghetti dan bakso

Imigran Italia di Amerika Serikat sudah mengenal spaghetti, saus marinara, dan bakso atau polpettes. Tapi, mereka belum pernah menggabungkan ketiganya. Bakso di Amerika Serikat lebih besar, karena tomat kalengan tersedia di mana-mana dan harga daging lebih murah. Saus marinara merah pun lebih populer di kalangan Italia-Amerika ketimbang di Italia sendiri.

Ayam General Tso (atau General Tao)

General (Jenderal) Zuo Zongtang sebenarnya hidup di Tiongkok pada abad ke-19, tapi ia meninggal dunia sebelum namanya diabadikan sebagai resep ayam goreng yang ditemukan pada 1970-an oleh juru masak asal New York yang menimba ilmu di Hunan. Makanan Tiongkok memang sudah populer di AS, tapi makanan tradisional Hunan agak terlalu pedas bagi selera beberapa orang. Sang juru masak pun menambahkan gula untuk menyeimbangkan bumbu-bumbunya. Ayam General Tso pun kini menjadi pilihan yang selalu ada di menu restoran Tiongkok di Amerika – meskipun hanya segelintir orang di Hunan yang pernah mendengarnya.

Muffin “Inggris”(Tanzania/Creative Commons)
Muffin “Inggris” dibuat pertama kali di New York pada 1894. (Tanzania/Creative Commons)

Chimichanga

Burrito goreng ini adalah hasil temuan dua juru masak di Arizona. Chimichanga bisa disantap sebagai makanan utama – diisi daging, kacang, dan keju – atau sebagai pencuci mulut – disajikan bersama cokelat dan krim kocok. Kedua juru masak tersebut mengakui bahwa penemuan itu terjadi karena tidak sengaja.

Vichyssoise

Nama sup ini diambil dari nama sebuah kota dekat tempat kelahiran penemunya, juru masak imigran Perancis, Louis Diat. Resep ini terinspirasi sup kentang dan bawang perai yang Louis gemari saat kecil. Sebelum dinikmati, Louis biasanya menambahkan sedikit susu, agar tidak terlalu panas. Sup ciptaan Louis ini terdiri atas kentang, krim kental, kaldu ayam, dan lokio, dan disajikan dingin. Resep ciptaan Louis pada 1917 saat bekerja di Ritz-Carlton Hotel ini ternyata digemari banyak orang – meskipun ia baru menambahkan bawang perai hampir 50 tahun kemudian.

Makanan di Amerika semakin lama semakin beragam. Makanan perpaduan, yang merupakan kombinasi makanan dari beragam wilayah dan menghadirkan resep baru, digemari oleh banyak orang. Proses ini adalah proses dua arah. Di luar Amerika Serikat, restoran cepat saji “Amerika” menyajikan menu yang tidak tersedia di Amerika, seperti Pizza Hut di Jepang, yang menyajikan pizza dengan makanan laut dan mayones, atau McDonald’s di India, yang menyajikan burger Chicken Maharaja.